Hai! Selamat datang...

Kamis, 31 Oktober 2013

HAPPY BIRTHDAY MAMA

30 Oktober 2013

Happy Birthday Mama...


Happy Sweet 50th years Old. 
Wish You All The Best and Big Prayer
Just kiss and a bucket of flower to you. 
We Love You, Mom...





With  Love,
Dad
Andri , Mala & Reagan
Ayu & Rober


*Berkat Tuhan di Hari Ini; Rabu, 30 Oktober 2013*

Kamis, 19 September 2013

Iman Kepada Agama atau Kepada Kristus

sumber : http://www.renungan-spirit.com/artikel-rohani/iman_kepada_agama_atau_kepada_kristus.html

Bacaan: Yohanes 14:1-14

Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.- Yohanes 14:6


Begitu banyak orang membangga-banggakan agamanya. Selalu berkata bahwa agamanyalah yang paling baik dan paling benar. Dengan sikap yang seperti ini, lahirlah fanatisme yang berlebihan terhadap agama yang diyakininya. Kalau sudah begini, bisa-bisa tindakan apapun juga akan dilegalkan demi membela agamanya. Itu sebabnya tak perlu kaget kalau ada istilah perang suci atau “bom suci”. Dendam, pembunuhan, bahkan pembantaian hanya demi membela agama yang dianut.
Berbicara tentang hal ini, kita tahu bahwa agama memiliki rapor merah yang begitu banyak. Sejarah mencatat rapor merah agama, mulai dari para pembunuh Khawarij pada abad ke-7 sampai dengan “bom suci” di masa sekarang ini. Di kalangan kristiani juga pernah terjadi hal yang tak kalah mengerikan. Sekelompok kaum Protestan dibakar hidup-hidup oleh seorang ratu Inggris yang Katolik pada pertengahan abad ke-16. Demikian juga menurut sebuah gambar terbitan Antwerp, Belgia, tampak kelompok Protestan yang menamakan dirinya “Huguenots” memancung korbannya dengan sangat keji. Ngomong-ngomong soal Yesus, bukankah dalang di balik penyaliban Yesus juga adalah dari kelompok agama?
Itu sebabnya sangat keliru kalau kita memiliki fanatisme yang berlebihan terhadap agama, termasuk agama Kristen sekalipun! Sekali lagi bahwa agama tidak akan pernah bisa menyelamatkan kita. Alkitab tidak pernah berkata, apalagi menjamin bahwa setiap penganut agama Kristen akan masuk sorga. Agama bukan jalan. Yesus lah jalan! Itu sebabnya iman kita seharusnya kepada Yesus, bukan kepada agama yang kita anut.
Pemahaman yang seperti ini akan menghindarkan kita dari tindakan-tindakan konyol hanya dengan dalih untuk membela agama. Agama hanyalah wadah dan bukan intinya. Apapun alasannya, intinya haruslah tetap Yesus. Itu sebabnya saya tidak pernah bangga hanya menjadi orang Kristen, tapi saya sangat bangga menjadi pengikut Kristus. Kalaupun saya melakukan hal-hal rohani, saya tidak melakukan demi agama, tapi saya melakukannya demi Kristus. Saya tidak melayani agama, saya melayani Kristus. Saya tidak mau berkorban hanya demi agama, tapi saya akan berani habis-habisan demi Kristus. Saya tidak mau mati demi agama, tapi saya mau hidup demi Kristus. Bagaimana dengan Anda?
Dimanakah kita menaruh iman, kepada agama atau kepada Kristus?

Kamis, 12 September 2013

12 September 2013

Serasa mendapat durian jatuh dari pohonnya. Kalian tahu? i've got a Bad newsssss!! :( 

Maybe it's not my way. but it's Jesus way. I sure.

Kita tinggalkan soal itu..

Liat deh foto yang dibawah ini... Ini adalah ulah Papa dan Mama tadi pagi yang ngebangunin pagi2, cuma hanya untuk tiup lilin... See? my eyes look so bad in this picture. Why? it's because my boy friend make me crying last night. Dia ngerjain gueee, ulaaahnya itu loh. 

Btw, Thanks mom and dad. I love youuuu.
Doakan anakmu ya Pa, Ma.
 

 

Kamis, 05 September 2013

365 hari 12 bulan 1 tahun....


Satu berkat bertambah yang Tuhan Yesus berikan kepada aku selama satu tahun  yaitu... Abang Rober 

*Foto Abang Rober tepat di hari setahun kami jadian, (5 September 2013)*

Belum pernah terbayang, aku dan kamu bisa menempuh waktu selama ini dan sejauh ini.... Apakah ini yang dinamakan jalan Tuhan untuk mempersatukan kita? Apakah ini yang namanya cinta sejati? Apakah ini yang dinamakan "langeng"?

Kenalkan, sosok pria yang menemani hari-hari ku dalam setahun ini. Dia menemani ku, mengenalkan aku tentang hal-hal yang belum pernah aku ketahui sebelumnya seperti perjuangan hidup, tanggung jawab, hidup mandiri, dan terpenting arti sebuah melayani dengan hati tulus. 

Tubuhnya sekarang besar berbeda jauh saat kami bertemu pertama kali dengan berat badannya 60 kg. Hihihihi.... Kulitnya yang hitam manis, wajahnya yang hmmm bisa dibilang imut dan manis. Alis matanya yang sangat khas akan "Mentawai". Matanya yang sipit dan hidungnya mancung seperti pinokio.

Aku merasa nyaman berada dekatnya saat pertama kali kami bertemu, bahkan saat kami melakukan pendekatan. Ia berusaha menjadi sandaran bahu aku saat aku merasa lelah dan capek di bus saat kami jalan pulang ke rumah. Ia menceritakan bagaimana ia berasal dan alasan bagaimana ia bisa sampai di Jakarta ini. Aku tertarik dengan setiap cerita bahkan kata-kata yang keluar dari mulutnya, walau rasanya mata ku lelah dan ingin tertutup untuk istirahat.

Ia anak perantau dari Kep. Mentawai.  Ia anak ke 3 dari 6 bersaudara, ia masih punya 3 adik lagi, 1 adik laki-laki dan 2 adik perempuan. Aku hanya mengenal 1 diantara 3 yaitu Lauren. 

Aku ingin sekali kenal dekat dengan keluarganya, seperti ia mengenal dekat keluargaku. Keluargaku sudah sayang, bahkan menganggap ia sebagai anak di keluarga kami. aku mau bahkan rindu ingin berjumpa dengan mereka, ingin merasakan dekat diantara keluarga besarnya. Some day, i'll go there with him.


Usianya yang lebih tua satu tahun dari ku, membuatku berasa nyaman bahkan menjadi seseorang yang berarti, spesial dan tersayang.

Terima kasih buat waktu-waktu bahkan kenangan yang sudah kita rajut bersama, semoga restu Tuhan Yesus selalu ada di hubungan yang kita jalani sekarang ya bang.


Your Princess,





Kiting :3



                                                                                      *Berkat Tuhan di Hari Ini; Kamis, 5 September 2013*